Kulit sering digunakan dalam pembuatan pakaian atau aksesoris, kenali terlebih dahulu 4 tips menjahit bahan kulit agar tetap kokoh dan tahan lama.

Bagi orang yang belum pernah menjahit bahan kulit kemungkinan akan menemukan kesulitan dalam menjahit bahan ini. Teknik menjahit yang digunakan harus hati-hati dan teliti agar bahan kulit tidak rusak dan tetap kuat.

Menjahit bahan kulit membutuhkan perlakuan khusus yang tidak bisa dibandingkan dengan menjahit kain biasa. Hal ini disebabkan oleh spesifikasi dan kebutuhan material kulit. Apalagi, bahan kulit yang sudah terkena jarum, permukaannya akan langsung membekas dan sukar untuk kembali ke bentuk awal. Oleh karena itu, Anda harus berhati-hati pada saat menjahit kulit, karena jika dilakukan terjadi kesalahan dan harus dibatalkan, maka jahitan yang dibatalkan akan meninggalkan bekas.

Ketebalan kulit secara signifikan lebih tebal dibandingkan dengan kain pada umumnya, oleh karena itu diperlukan metode menjahit yang berbeda. Jarum yang digunakan harus berukuran lebih besar dan lebih tajam agar dapat menembus ketebalan kulit.

Setidaknya ada 4 tips menjahit tanpa merusak bahan kulit dan hasil jahitan menjadi rapi agar jenis kulit yang  digunakan, hasil jahitan yang presisi dan memuaskan akan menjadi daya tarik utama sehingga memiliki nilai jual yang tinggi.

Seperti kain bahan kulit, kain parasut juga memerlukan teknik tersendiri dalam menjahit. Simak kembali:

Tips Menjahit Kain Parasut

Berikut 4 tips agar hasil menjahit bahan kulit  menjadi rapi dan tidak merusak kulit:

1. Gunakan sepatu mesin jahit non logam

Tips yang pertama dalam menjahit bahan kulit adalah dengan menggunakan sepatu berbahan non logam. Hal ini dikarenakan sepatu non logam tidak akan menempel pada bahan kulit sehingga memudahkan Anda dalam menjahit bahan kulit.

Sepatu jahit pada umumnya terbuat dari bahan logam, hal ini akan merusak bahan kulit karena akan menempel pada permukaan kulit. Sepatu jahit logam juga akan mempersulit pergerakan jahit Anda sehingga jahitan akan merusak kulit. Anda bisa menggunakan sepatu non logam seperti plastik untuk menjahit bahan kulit agar tidak menempel.

 

2. Jangan gunakan jarum pentul untuk menandai bahan yang akan dijahit.

Jarum berfungsi sebagai penyambung kain yang sifatnya akan melubangi kain, sehingga jarum jenis apapun akan meninggalkan lubang bekas jahitan. Salah satu jarum yang rentan meninggalkan bekas adalah jarum pentul. Jarum pentul pada umumnya digunakan untuk menandai pola kain yang akan di jahit, namun sayangnya pada bahan seperti kulit akan meninggalkan bekas. Anda bisa mengganti jarum pentul dengan benda lain yang sedikit atau bahkan tanpa meninggalkan bekas lubang pada permukaan kulit.

 

3. Gunakan setrika dingin untuk merapikan/ menindih bahan kulit.

Seringkali kain yang akan Anda jahit terdapat bekas lipatan bahkan kusut. Pada umumnya kain akan di rapikan dengan menggunakan setrika uap atau setrika suhu panas agar kain kembali licin, namun pada bahan kain berjenis kulit hindari menggunakan setrika panas karena jenis kain satu ini lebih sensitif pada panas dan memerlukan perlakuan khusus.

Tips untuk bahan kulit adalah dengan menggunakan setrika dingin untuk merapikan ataupun menindih bahan kulit. Anda bisa melakukannya dengan cara menggunakan setrika dalam keadaan mati untuk menyetrika bahan kulit, cukup ditekan dan meratakan permukaan kulit dengan setrika dingin hingga hasilnya lebih rapi.

 

4. Cuci bersih dan pastikan bahan kulit benar-benar kering sebelum mulai menjahit.

Tips ke-4 dalam menjahit bahan kulit yang harus Anda lakukan adalah dengan memastikan bahwa bahan kulit dalam keadaan bersih dan kering.

Apabila Anda menggunakan bahan kulit asli, Anda harus memastikan bahwa kulit yang akan Anda gunakan dalam keadaan bersih dan kering sebelum melakukan proses produksi.

Proses pembersihan dan pengeringan kulit asli merupakan hal yang lebih rumit dan sulit, Anda harus memastikan bahwa bahan kulit tersebut sudah tidak meninggalkan bekas noda atau kotoran yang tertinggal. Anda juga perlu memastikan bahwa kain kulit tidak dalam keadaan basah maupun lembab karena hal tersebut akan meninggalkan aroma tidak sedap.

Jika Anda menggunakan bahan kulit berjenis sintetis perawatannya tidak serumit kulit asli. Proses pembersihan kulit sintetis cenderung lebih mudah dan simple. Kulit sintetis hanya perlu di bilas dengan air bersih dan diangin-anginkan, jika diperlukan Anda juga dapat menjemur kulit sintetis di bawah sinar matahari namun pastikan Anda tidak menjemur kulit terlalu lama.

Itulah 4 tips dalam menjahit bahan kulit agar terlihat sempurna dan pastinya tahan lama. Jika Anda membutuhkan mesin jahit dan perlengkapan menjahit lainnya, Anda bisa mengandalkan Butterfly Indonesia!

Terdapat beberapa tips lainnya dalam menjahit kain atau memilih mesin jahit yang tepat untuk kain Anda, jangan lupa kunjungi Instagram kami di:

@butterfly.indonesia

Anda bisa melihat produk – produk yang kami sediakan di marketplace resmi kami di:

Tokopedia; tokopedia.com/butterfly-indo
Shopee; shopee.co.id/butterfly.indonesia
BliBli; blibli.com/merchant/butterfly-indonesia

One thought on “4 Tips Menjahit Bahan Kulit

Leave a Reply